Selasa, 30 Oktober 2012

Mikhaela : antara BENCI, CINTA DAN "KEBODOHANNYA"


Setiap orang berhak menyayangi siapapun yang  INGIN  dy sayangi..seperti halnya khaela yang menyayangimu….meski sebenarnya dy sendiri tak tau..knapa harus kamu….?!

Ya..6 bulan yg lalu ketika kau mulai hadir dalam hari-harinya yg memang sdng m’butuhkan s’seorang tuk berbagi…s’seorang yg dy inginkan tuk m'nemaninya...

Ketika itu, pertama kali khaela m’lihatmu…tak ada pandangan lain di matanya selain k’bencian dan k’tidak nyamanan atas sikap angkuhmu…sikapmu yg dingin dan terkesan m’rendahkan orang lain…(maaf, tpi itulah kesan pertama yg dy dapatkan darimu)

Baru kali itu, semenjak 4 tahun yg lalu dy m’napaki bangku kuliah tak pernah d’temukannya lelaki sepertimu…kau yg terlihat “tidak biasa” dengan tingkahmu yg cenderung “slenge’an”......^_^

Tepat siang itu ketika kelas sudah berjalan lebih dri 30 menit dan kau masuk tanpa rasa bersalah sedikitpun…duduk di barisan paling belakang yg sama dengannya, kau mempermainkan keadaan dengan pertanyaanmu yg terdengar “tak pantas untuk ditanyakan”…

Hanya sindiran sinis dari mulut khaela ketika m’dengar pertanyaanmu…”let’s see, apakah dy hanya ingin m’jadi pusat perhatian atau otaknya memang secerdas itu…?”

Haripun berlalu..masih dengan kebencian khaela m’mandangmu…meski terkadang kau m’godanya hanya dgn senyum dan sudut matamu yang sama tajamnya…

Ingatkah kau ketika kau menyapanya dengan sok tau..saat itu ketika khaela kecewa dgn birokrasi kampus yg mentah” sdah menolaknya…

Dengan mata yg berkaca”, khaela terpaksa mengikuti kelasmu dan terpaksa bergabung dengan angka” serta simbol” intergral yg baginya seperti bermain ular tangga…membosankan…!!

Kau hanya duduk di sampingnya…dan bertanya “pasti kamu gadis Bali ya..?” sembari bercanda dgn tmn”mu…entah apa yg kalian tertawakan…(~_~!!)

Shiiiit…!! Khaela m’natapmu tajam, hanya lemparkan senyum simpul dan kembali m’dengarkan kuliah dosen yg terdengar seperti bercerita tentang negeri dongeng…

Saat itulah…kebencian perlahan sirna dari hatinya…berganti menjadi perasaan aneh..tak tertebak dan tak pernah disangka kau mampu mencuri “sedikit” perhatiannya…

Perlahan…kebersamaannya denganmu akhirnya yang membuatnya mau mencoba memahamimu dengan sudut pandang yang berbeda…

Tengah semesterpun berlalu..tak ada perasaan apapun yg khaela rasakan…sebelum akhirnya dy tau bahwa kau “sangat dekat” dengannya…

Ya…setelah sekian lama akhirnya terucap “nama” ...

Ketika itu, semuanya berubah…tak ada lagi kebencian dalam hatinya..benar kata orang bhwa batasan benci dengan sayang itu sangat tipis..sdah menjdi karma mungkin krna khaela m’bencimu..dy sendiri yg akhirnya menyayangimu… dan beruntunglah…kau merasakan hal yang sama…(setidaknya itulah katamu)

-15.05.11-
Saat itu tengah malam tepat ketika kalian akhirnya mencoba tuk saling jujur dan m’ungkapkan apa adanya atas smua hal yg kalian rasakan…

Kalian berdua yg terlena dalam obrolan malam yg nyaris m’jemput pagi…terjaga dalam buaian jari” yg menari d atas keyboard, seperti asyik dalam romansa Rama-Sinta…

Kau tau apa yg ada dalm benak khaela..? sebuah harapan baru yg menantinya setiap hari, yang akan menyambutnya dengan senyuman...

Tapi sayang…tak lama khaela merasakan itu…selebihnya k’kecewaan yg dy rasakan…karena kadang kau cenderung “asyik dgn dirimu sendiri”…

hitungan bulan berlalu dan perasaan syg itu semakin menipis dalam hatinya…tpi entah..setiap perasaan itu terkikis, kau selalu hadir dan menumbuhkannya lgi…

Yaaa….tumbang...tumbuh…tumbang lagi..tumbuh lagi…begitu seterusnya…

Hingga akhirnya…khaela tau bahwa smua yg terjadi antara dy dan kau hanya sebuah kepura”an…satu kebohongan yang bahkan dy dengar di saat yg tidak tepat...

Hal yang bahkan tak pernah terpikir sedikitpun d otaknya…or mngkin dy terlalu naïf tuk berpikir bhwa smua hnya skenario permainan manismu…



-13.08.11-
Malam itu ketika dy menikmati “sakitnya” karenamu…di saat yang sama pula dy tau bahwa Tuhan sdg menunjukkan rasa sayang-Nya padamu…

Khaela yg “sakit” berusaha tuk m’nyembuhkan sakitnya sendiri, menata tiap serpihan luka dan menemanimu setiap detik yg dy mampu… amarahnya tertimbun oleh rasa sayangnya untukmu…

Dan perlahan…batu itu mulai rapuh krna t’percik air terus menerus…kau mulai menganggapnya ada..
Tpi seiring waktu stelah badai itu menerpamu..entah mengapa kau kembali k hari” yang lalu…

-23.08.11-
Kini…khaela nikmati apapun yang terjadi…dy jalani hari” hanya dengan apa adanya..dy yg mencoba “nrimo” dgn smua cacian yg dy terima krna menyayangimu..

Dy yg sll m’coba b’tahan krna kau kini bahkan tak mau m’pedulikannya lgi…mngkin mlam itu kau sdah putuskan tuk benar” pergi m’ninggalkannya…

dy m'coba tak akan menyerah tuk menyayangimu…karna syg yang tulus tak butuh balasan dan harapan apapun…

-25.08.11-
Khaela m’rindukanmu lgi mlam ni…tak mampu aq m’lihatnya s’sakit it krna kerinduannya…(smoga kau tau)



-rasa benci yang dulu pernah khaela simpan untukmu ternyata telah memberimu pintu tuk perlahan masuk dalam hidupnya, meski singkat tpi cukup indah buatnya-

-dan biarlah skrg khaela nikmati kebodohannya karna rasa sayangnya terhadapmu, krna buatnya setiap rasa yg ada dlam hatinya adl anugerah dri Sang Maha Penguasa Hati-

Noen-ney’z : August 25, 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar