Setiap orang berhak menyayangi siapapun yang INGIN dy
sayangi..seperti halnya khaela yang menyayangimu….meski sebenarnya dy
sendiri tak tau..knapa harus kamu….?!
Ya..6 bulan yg lalu
ketika kau mulai hadir dalam hari-harinya yg memang sdng m’butuhkan
s’seorang tuk berbagi…s’seorang yg dy inginkan tuk m'nemaninya...
Ketika
itu, pertama kali khaela m’lihatmu…tak ada pandangan lain di matanya
selain k’bencian dan k’tidak nyamanan atas sikap angkuhmu…sikapmu yg
dingin dan terkesan m’rendahkan orang lain…(maaf, tpi itulah kesan
pertama yg dy dapatkan darimu)
Baru kali itu, semenjak 4
tahun yg lalu dy m’napaki bangku kuliah tak pernah d’temukannya lelaki
sepertimu…kau yg terlihat “tidak biasa” dengan tingkahmu yg cenderung
“slenge’an”......^_^
Tepat siang itu ketika kelas sudah
berjalan lebih dri 30 menit dan kau masuk tanpa rasa bersalah
sedikitpun…duduk di barisan paling belakang yg sama dengannya, kau
mempermainkan keadaan dengan pertanyaanmu yg terdengar “tak pantas untuk
ditanyakan”…
Hanya sindiran sinis dari mulut khaela
ketika m’dengar pertanyaanmu…”let’s see, apakah dy hanya ingin m’jadi
pusat perhatian atau otaknya memang secerdas itu…?”
Haripun
berlalu..masih dengan kebencian khaela m’mandangmu…meski terkadang kau
m’godanya hanya dgn senyum dan sudut matamu yang sama tajamnya…
Ingatkah
kau ketika kau menyapanya dengan sok tau..saat itu ketika khaela kecewa
dgn birokrasi kampus yg mentah” sdah menolaknya…
Dengan
mata yg berkaca”, khaela terpaksa mengikuti kelasmu dan terpaksa
bergabung dengan angka” serta simbol” intergral yg baginya seperti
bermain ular tangga…membosankan…!!
Kau hanya duduk di
sampingnya…dan bertanya “pasti kamu gadis Bali ya..?” sembari bercanda
dgn tmn”mu…entah apa yg kalian tertawakan…(~_~!!)
Shiiiit…!!
Khaela m’natapmu tajam, hanya lemparkan senyum simpul dan kembali
m’dengarkan kuliah dosen yg terdengar seperti bercerita tentang negeri
dongeng…
Saat itulah…kebencian perlahan sirna dari
hatinya…berganti menjadi perasaan aneh..tak tertebak dan tak pernah
disangka kau mampu mencuri “sedikit” perhatiannya…
Perlahan…kebersamaannya denganmu akhirnya yang membuatnya mau mencoba memahamimu dengan sudut pandang yang berbeda…
Tengah
semesterpun berlalu..tak ada perasaan apapun yg khaela rasakan…sebelum
akhirnya dy tau bahwa kau “sangat dekat” dengannya…
Ya…setelah sekian lama akhirnya terucap “nama” ...
Ketika
itu, semuanya berubah…tak ada lagi kebencian dalam hatinya..benar kata
orang bhwa batasan benci dengan sayang itu sangat tipis..sdah menjdi
karma mungkin krna khaela m’bencimu..dy sendiri yg akhirnya
menyayangimu… dan beruntunglah…kau merasakan hal yang sama…(setidaknya
itulah katamu)
-15.05.11-
Saat itu
tengah malam tepat ketika kalian akhirnya mencoba tuk saling jujur dan
m’ungkapkan apa adanya atas smua hal yg kalian rasakan…
Kalian
berdua yg terlena dalam obrolan malam yg nyaris m’jemput pagi…terjaga
dalam buaian jari” yg menari d atas keyboard, seperti asyik dalam
romansa Rama-Sinta…
Kau tau apa yg ada dalm benak khaela..? sebuah harapan baru yg menantinya setiap hari, yang akan menyambutnya dengan senyuman...
Tapi
sayang…tak lama khaela merasakan itu…selebihnya k’kecewaan yg dy
rasakan…karena kadang kau cenderung “asyik dgn dirimu sendiri”…
hitungan
bulan berlalu dan perasaan syg itu semakin menipis dalam hatinya…tpi
entah..setiap perasaan itu terkikis, kau selalu hadir dan menumbuhkannya
lgi…
Yaaa….tumbang...tumbuh…tumbang lagi..tumbuh lagi…begitu seterusnya…
Hingga
akhirnya…khaela tau bahwa smua yg terjadi antara dy dan kau hanya
sebuah kepura”an…satu kebohongan yang bahkan dy dengar di saat yg tidak
tepat...
Hal yang bahkan tak pernah terpikir sedikitpun d
otaknya…or mngkin dy terlalu naïf tuk berpikir bhwa smua hnya skenario
permainan manismu…
-13.08.11-
Malam
itu ketika dy menikmati “sakitnya” karenamu…di saat yang sama pula dy
tau bahwa Tuhan sdg menunjukkan rasa sayang-Nya padamu…
Khaela
yg “sakit” berusaha tuk m’nyembuhkan sakitnya sendiri, menata tiap
serpihan luka dan menemanimu setiap detik yg dy mampu… amarahnya
tertimbun oleh rasa sayangnya untukmu…
Dan perlahan…batu itu mulai rapuh krna t’percik air terus menerus…kau mulai menganggapnya ada..
Tpi seiring waktu stelah badai itu menerpamu..entah mengapa kau kembali k hari” yang lalu…
-23.08.11-
Kini…khaela
nikmati apapun yang terjadi…dy jalani hari” hanya dengan apa adanya..dy
yg mencoba “nrimo” dgn smua cacian yg dy terima krna menyayangimu..
Dy
yg sll m’coba b’tahan krna kau kini bahkan tak mau m’pedulikannya
lgi…mngkin mlam itu kau sdah putuskan tuk benar” pergi m’ninggalkannya…
dy m'coba tak akan menyerah tuk menyayangimu…
karna syg yang tulus tak butuh balasan dan harapan apapun…
-25.08.11-
Khaela m’rindukanmu lgi mlam ni…tak mampu aq m’lihatnya s’sakit it krna kerinduannya…(smoga kau tau)
-rasa
benci yang dulu pernah khaela simpan untukmu ternyata telah memberimu
pintu tuk perlahan masuk dalam hidupnya, meski singkat tpi cukup indah
buatnya-
-dan biarlah skrg khaela nikmati kebodohannya
karna rasa sayangnya terhadapmu, krna buatnya setiap rasa yg ada dlam
hatinya adl anugerah dri Sang Maha Penguasa Hati-
Noen-ney’z : August 25, 2011