Hidup memang UNIK...
Terkadang butuh proses yang lama untuk bisa memahami salah satu sadja dari sekian banyak “ajaran” hidup…
Dan mereka yang mampu “membaca” ajaran itu dengan baik…yang (semoga) akan mampu menjadi pribadi yang lebih baik pula…mereka yang mau m’buka mata, hati dan logikanya sendiri (atas ijin Allah) utk mau menyadari…
ya…menyadari, karena sadar sadja tidak cukup..
8 bulan Khaela menutup mata, hati dan logikanya hingga tak mampu “membaca” setiap sinyal lampu kuning, bahkan merah. Dia sadar bahwa banyak hal yang ada dalam dirimu yang tak mampu dy “ubah” dengan tangannya sendiri…lagi-lagi, sadar sadja tidak cukup…karena sekian lama Khaela hanya sadar, namun tak menyadari…
Dulu, Khaela menerimamu karena motivasinya yang hanya ingin m’buktikan kepada semua orang yg “memandangmu sebelah mata” bhwa kau layak untuk dikasihi…(baca dengan seksama), dikasihi bukan dikasihani…
Khaela hanya ingin menunjukkan bahwa kau mampu menjadi pribadi yang pantas untuk sedikit “dilirik”, bukan karena otakmu yang brilliant namun karena “tingkahmu yang baik”…dia hanya ingin mengubahmu menjadi s’seorang yang tidak dicibir oleh semua bnyak orang…
Namun saat itu Khaela tak pernah berpikir bahwa “setiap orang pasti memiliki warnanya masing-masing”…dy ingin “mewarnai pribadimu” seperti apa dia inginkan…
Khaela tak pernah menyadari bahwa d dunia ini, setiap warna dari tiap masing” orang malah akan membuat hidup menjadi lebih berwarna…
Sekian lama Khaela mati-matian bertahan demi tujuannya yang (maap) bodoh…dia terima ketika tengah malam kau memakinya, hanya karena Khaela ingin agar kau m’jaga dirimu sendiri..bukan malah m’gila d luar sana…
Dia biarkan dirimu “mengaturnya” karena dia ingin mengaturmu…
Entah apa yang menutup mata Khaela…tapi apapun itu, toh kini Khaela sudah belajar bahwa kemarin “kenaifan” sudah membelenggunya dalam ikatan yang cukup erat..
Apapun masa lalunya bersamamu, itu sudah menjadi masa lalu yang akan dibiarkannya lewat…masa lalu yang sangat berarti untuk masa kini dan masa depannya…
Jika mungkin dia tidak bersamamu, mungkin dia tak pernah belajar untuk lebih realistis..mungkin dia akan menjadi Khaela yang masih naïf dalam banyak hal…
Terima kasih ya Rabb…kau sentuh mata, hati dan pikirannya untuk menyadari bahwa tak semua yang qta harapkan dapat qta wujudkan…bahwa ketika hati qta berkata “aq sudah lelah dan tidak mampu bertahan dalam keadaan ini” ketika itu pula biarkan hati qta menyadari bahwa dia butuh istirahat dan berhenti sejenak..bahkan mungkin berhenti tuk selamanya (tuk keadaan yang memang benar" tak mampu qta lewati)…
Bukan, saia tidak meminta untuk menghentikan setiap harapan yang ada dalam diri qta…namun saia hanya meminta “dengarkan hati qta dengan baik…seberapa mampu dia bertahan dlam harapan itu…?” karena setiap diri mempunyai kemampuannya sendiri-sendiri dalam berharap dan mewujudkan harapannya…
Mungkin ini cerita terakhir dari 4 cerita tentang Khaela…smoga b'manfaat bt tmn" yg baca... :D
“bermimpilah, maka qta ada…karena setiap diri butuh mimpi utk blajar hal” yang nyata..
namun jgn qta terlalu nyaman dalam impian, krna qta sendiri hrus menyadari seberapa mampu diri qta tuk mewujudkan impian itu tuk jadi nyata”
-Noen_ney'z : 22.11.2011-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar